Bawaslu Temukan 15 Dugaan Pelanggaran Selama Masa Pilkada Karimun

oleh -
Komisiner Bawaslu Karimun Tiuridah Silitongan ketika memberikan keterangan tentang ada 15 pelanggaran selama Pilkada 2020.(Foto:Bawaslu Karimun)

Karimun, Aurarakyat.com – Selama proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 ini, pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau telah menemukan banyak dugaan pelanggaran.

Dikatakan, Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Karimun, Tiuridah Silitonga bahwa setidaknya sudah ada 15 temuan pelanggaran pada masa pilkada ini.

“Ada enam temuan berasal dari Bawaslu Kabupaten, sementara sembilan temuan lainnya dari Panwaslu Kecamatan,” jelasnya, Selasa (22/12/2020).

Lanjutnya, untuk temuan dugaan pelanggaran yang paling banyak ditemukan pada tahapan penetapan daftar pemilih, yakni sebanyak 7 temuan. Lalu diikuti 6 temuan pada tahapan kampanye serta masing-masing 1 temuan pada masa pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan masa tenang.

Selain itu, terdapat juga 18 laporan dugaan pelanggaran yang diterima Bawaslu, Namun tren laporan dugaan pelanggaran tersebut meningkat signifikan pra dan pasca pelaksanaan pencoblosan.

“Selama Pilkada, pihak kami telah menerima 18 laporan dari masyarakat, 17 diantaranya diterima sejak tanggal 4 Desember lalu. Adapun jenis laporan pelanggaran yang masuk seperti mulai dari dugaan pelanggaran administrasi, kode etik, pidana dan jenis pelangaran hukum lainnya, semisal pelanggaran netralitas ASN,” sebutnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.