Petani Kurangi Produksi, Ada Apa Gerangan?

oleh -
oleh
Agus salah seorang petani dipulau Karimun
Agus salah seorang petani dipulau Karimun yang mulai mengurangi produksi pertanian. Akibat menurunnya permintaan pasar.(Foto:Istimewa)

Karimun, Aurarakyat.com – Dampak pandemi Covid-19 yang sudah berlansung selama setengah tahun ini, berdampak keseluruh sendi-sendi kehidupan. Kini, giliran petani yang ada dipulau Karimun ini melakukan pengurangan produksi beberapa komoditi palawija dilahan pertaniannya.

”Memang sangat susah sekali sekarang ini. Semua kelompok tani kita, mengeluh permintaan beberapa komoditi palawija turun drastis,” kata Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karimun Amirullah, Kamis (10/9/2020).

Sehingga, untuk tetap bertahan rata-rata para petani melakukan efesiensi produksi. Agar, dapat bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan pangsa pasar yang terbatas. Sebab, dari pemerintah sendiri hingga sekarang belum memberikan bantuan modal atau stimulus kepada para petani maupun nelayan. Sebab, untuk modal sendiri para petani masih ada, termasuk pupuk dan bibit harganya masih stabil.

” Saya sudah sampaikan kepada pemerintah daerah kendala para petani. Masalahnya, pembeli yang tidak ada. Artinya,daya beli masyarakat terjadi penurunan, ” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.